Kelurahan Mojosongo https://kel-mojosongo.surakarta.go.id Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah Mon, 24 Jun 2019 16:09:21 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.5 https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/wp-content/uploads/2019/03/ikon-pemkot-solo.png Kelurahan Mojosongo https://kel-mojosongo.surakarta.go.id 32 32 PERSYARATAN KIS https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-kis-kartu-indonesia-sehat/ https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-kis-kartu-indonesia-sehat/#respond Tue, 18 Jun 2019 11:25:01 +0000 http://kel-mojosongo.surakarta.go.id/?p=1021 Adapun persyaratannya sebagai berikut :

  • Stopmap Merah
  • FC KK
  • FC KTP
  • FC KIA+ FC AKte Kelahiran anak dibawah 17 Tahun
  • Surat Pengantar RT RW
  • Keperluan Pengantar RT RW : Pengajuan KIS Sekeluarga / atas nama tsb Kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta
  • Keterangan lainnya : Benar – benar warga kam yang berdomisili dialama tersebut lebih dari 5 tahun dan warga tidak mampu
  • Surat Pernyataan Ketidaksanggupan membayar BPJS Mandiri yag ditulis tangan.

]]>
https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-kis-kartu-indonesia-sehat/feed/ 0
Persyaratan Nikah https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-nikah/ https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-nikah/#respond Mon, 03 Jun 2019 03:29:17 +0000 http://kel-mojosongo.surakarta.go.id/?p=969 Adapun syarat untuk menikah sebagai berikut :

  1. Fotocopy KK Pemohon dan Calon
  2. Fotocopy KTP Pemohon
  3. Fotocopy Akte Kelahiran
  4. Pengantar RT/ RW
  5. Bagi yang status Cerai Hidup – mohon dilampirkan Surat Cerai Asli dan Fotocopy
  6. Bagi yang Status Cerai Mati – Mohon dilampirkan Fotocopy Surat Kematian
  7. Bagi Perempuan anak pertama – Mohon dilampirkan Fotocopy Surat Nikah Orang Tua
  8. jika KK tidak menjadi satu dengan orang tua, mohon dilampirkan Fotocopy KK / KTP Orang Tua

]]>
https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-nikah/feed/ 0
Persyaratan dan Mekanisme Pelayanan Akta Perceraian https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-akta-perceraian/ https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-akta-perceraian/#respond Mon, 03 Jun 2019 03:22:49 +0000 http://kel-mojosongo.surakarta.go.id/?p=966 Ketentuan Akta Perceraian:
  1. Setiap peristiwa perceraian yang telah mendapatkan Putusan Pengadilan tetap (Islam dari Pengadilan Agama, Non Islam dari Pengadilan Negeri) harus dilaporkan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
  2. Pelaporan menggunakan formulir dari Dinas yang telah disepakati bersama instansi yang berwenang untuk membangun stastistik Vital.
  3. Setiap peristiwa perceraian yang telah mendapatkan putusan Pengadilan Negeri harus didaftarkan ke Dinas.
  4. Jangka Waktu pendaftaran paling lambat 60 ( enam puluh ) hari sejak putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.
  5. Pencatatan perceraian sebagaimana dimaksud di atas dicatat dalam akta perceraian dan kutipan akta perceraian.Persyaratan:
  6. Salinan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap;
  7. Surat Pengantar dari Panitera Pengadilan;
  8. Kutipan Akta Perkawinan; dan
  9. KTP dan KK suami dan/atau isteri.


Mekanisme:

Pemohon berkewajiban:

  • Mengajukan permohonan secara tertulis dengan menggunakan formulir
  • Melengkapi persyaratan.
  • Mendaftarkan ke dinas.

Dinas berkewajiban :

  • Pasangan suami dan isteri yang bercerai mengisi Formulir Pencatatan Perceraian pada Dinas dengan melampirkan persyaratan.
  • Pejabat Pencatatan Sipil pada Dinas mencatat pada Register Akta Perceraian, memberikan catatan pinggir pada Register Akta Perkawinan dan mencabut Kutipan Akta Perkawinan serta menerbitkan Kutipan Akta Perceraian;
  • Kutipan Akta Perceraian sebagaimana dimaksud pada huruf b diberikan kepada masing-masing suami dan isteri yang bercerai;
  • Dinas sebagaimana dimaksud pada huruf b berkewajiban memberitahukan hasil pencatatan perceraian kepada Dinas atau UPTD Dinas tempat pencatatan peristiwa perkawinan.
  • Jangka waktu penyelesaian 7 ( tujuh ) hari kerja sejak di penuhinya persyaratan pemohon
]]>
https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-akta-perceraian/feed/ 0
Persyaratan Dan Mekanisme Pelayanan Akta Kematian https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/ppersyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-akta-kematian/ https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/ppersyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-akta-kematian/#respond Mon, 03 Jun 2019 03:13:18 +0000 http://kel-mojosongo.surakarta.go.id/?p=960 Persyaratan dan Mekanisme Akte Kematian ini untuk Program BESUK KIAMAT dalam sehari jadi Akte Kematian, dengan syarat sebagai berikut :

Persyaratan Akta Kematian

  1. Pengantar RT/RW
  2. Surat Kematian dari Dokter/Penolong Kematian
  3. KTP Meninggal Asli
  4. KK ASLI yang  dilegalisir instansi yang berwenang
  5. Foto Copy KTP Pelapor, jika masih Suami Istri menggunakan KTP ASLI
  6. Foto Copy KTPEL 2   (dua) orang saksi yang dilegalisir.
  7. Surat Keterangan Kematian ( F.029 ) dari Kelurahan

Catatan :
1. Untuk Program BESUK KIAMAT ( Meninggal H+1 )
Semua Persyaratan di Kumpulkan di Kelurahan, dan admin dari Kelurahan yang akan mengupload semua berkas yang masuk ke DISPENDUKCAPIL, lalu AKTE KEMATIAN akan di Kirim dari DISPENDUKCAPIL ke Kelurahan dan diserahkan kepada Ahli Waris / Keluarga.
2. Untuk Program REGULER ( Meninggal H+2 )
semua persyaratan diatas di tambah dengan akte perkawinan

PERSYARATAN AKTE KEMATIAN REGULER (Non BESUK KIAMAT), Apabila Kematian lebih sehari dari Hari Kematian, adapun syaratny sebagai berikut :

  1. Pengantar RT/RW
  2. Surat Kematian dari Dokter/Penolong Kematian
  3. KTP Meninggal Asli
  4. KK ASLI yang  dilegalisir instansi yang berwenang
  5. Foto Copy KTP Pelapor, jika masih Suami Istri menggunakan KTP ASLI
  6. Foto Copy KTPEL 2   (dua) orang saksi yang dilegalisir.
  7. Surat Keterangan Kematian ( F.029 ) dari Kelurahan
  8. Fotocopy Surat NIkah
catatan : Langsung ke Dispenduk Capil, setelah dari Kelurahan ]]>
https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/ppersyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-akta-kematian/feed/ 0
Persyaratan Dan Mekanisme Pelayanan Akta Kelahiran https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-akta-kelahiran-sapukuwat/ https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-akta-kelahiran-sapukuwat/#respond Mon, 03 Jun 2019 03:05:30 +0000 http://kel-mojosongo.surakarta.go.id/?p=957
  • Persyaratan dan Mekanisme Pelayanan Akte Kelahiran dalam program SAPUKUWAT yaitu Satu Paket Pelayanan untuk Masyarakat dimana masyarakat mendapatkan Satu Paket Pelayanan Kelahiran berupa, KK, KTP, Akte Kelahiran tanpa harus datang Ke Dispenduk Capil Surakarta. Hanya dengan menumpuk berkas ke Kelurahan saja, dan berikut persyaratannya
  • Persyaratan Akta Kelahiran dengan program SAPUKUWAT, sbb :

    1. Pengantar RT / RW
    2. Surat Kelahiran dari Dokter/Bidan/Penolong Kelahiran ASLI (  Bagi yang Lahir Sebelum Tahun 2016 dapat melampirkan surat    pernyataan Pesaksikan Kelahiran).
    3. Surat nikah atau Akta Perkawinan orang tua yang  dilegalisir oleh instansi yang berwenang,
    4. Foto copy KTP orang tua
    5. KK ASLI pemohon/ orang tua
    6. Foto Copy KTPEL 2   (dua) orang saksi yang dilegalisir.
    7. Formulir (F.2.02) di Ketahui Lurah.

    Catatan :
    Semua Berkas dikumpulkan di kelurahan, admin dari kelurahan yang akan memproses di Dispenduk Capil Surakarta, Jika sudah jadi pihak orang tua akan diinformasikan ( Yang datang kekelurahan harus orang tua )

    ]]>
    https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-akta-kelahiran-sapukuwat/feed/ 0
    Persyaratan dan Mekanisme Pelayanan Pindah Datang https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-pindah-datang/ https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-pindah-datang/#respond Mon, 03 Jun 2019 02:48:22 +0000 http://kel-mojosongo.surakarta.go.id/?p=948 Ketentuan Pelayanan Penduduk Pindah dan Penduduk Datang.
    1. Penduduk yang pindah keluar Daerah wajib melapor kepada Lurah.
    2. Surat Keterangan Pindah dan Surat Keterangan Pindah Datang WNI berlaku selama 30 (tiga puluh) Hari Kerja
    3. Pada saat diserahkan Surat Keterangan Pindah kepada Penduduk, KTP yang bersangkutan dicabut dan dimusnahkan oleh Dinas yang menerbitkan Surat Keterangan Pindah.
    4. Surat Keterangan Pindah berlaku sebagai KTP selama KTP baru belum diterbitkan.
    5. Bagi anak di bawah umur permohonan diajukan oleh Orang Tua atau kuasa orang tuanya, dilengkapi Surat Kuasa Pengurusan dari Orang Tua atau Wali Anak kepada pihak yang melakukan pengurusan atau Kepala Keluarga yang KKnya akan ditumpangi dilampiri foto copy KTP para pihak.
    6. Untuk mengantisipasi segala bentuk penyimpangan dalam pengurusan permohonan Surat Keterangan Pindah Datang antar Kab/Kota, antar Provinsi

    Klasifikasi Pindah:

    • Klasifikasi 1 : dalam satu Kelurahan.
    • Klasifikasi 2 : antar Kelurahan dalam satu Kecamatan.
    • Klasifikasi 3 : antar Kecamatan dalam satu kota Surakarta.
    • Klasifikasi 4 : antar Kabupaten/ kota dalam satu Provinsi.
    • Klasifikasi 5 : antar Provinsi dalam wilayah Indonesia

    Jenis Kepindahan:

    • Kepala keluarga.
    • Kepala keluarga dan seluruh anggota keluarga.
    • Kepala keluarga dan sebagian anggota keluarga.
    • Anggota keluarga.

    Persyaratan dan Mekanisme Penduduk Pindah:
    Klasifikasi 1, Dalam Satu Kelurahan:
    Persyaratan :

    1. Surat pengantar RT / RW.
    2. KK dan KTP.

    Mekanisme :

    1. Penduduk dengan membawa Surat Pengantar RT/RW tujuan melapor ke Lurah.
    2. Penduduk mengisi dan menandatangani formulir permohonan pindah.
    3. Petugas registrasi kelurahan mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Penting dan Kependudukan (BHPPK) dan Buku Induk Penduduk (BIP).
    4. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    5. Lurah atas nama Kepala Dinas menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah Datang.
    6. Petugas registrasi kelurahan mencatat dalam Buku Induk Penduduk dan Buku Mutasi Penduduk.
    7. Surat Keterangan Pindah Datang digunakan sebagai dasar proses perekaman dalam data base kependudukan, perubahan KK bagi kepala/anggota keluarga yang tidak pindah dan proses Penerbitan KK/KTP di alamat baru.

    Klasifikasi 2, Antar Kelurahan Dalam Satu Kecamatan:
    Persyaratan:

    1. Surat pengantar RT / RW
    2. KK dan KTP.

    Mekanisme:
    Di daerah asal:

    1. Penduduk dengan membawa Surat Pengantar RT/RW melapor ke Lurah.
    2. Penduduk mengisi dan menandatangani formulir permohonan pindah.
    3. Petugas registrasi kelurahan mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Penting dan Kependudukan (BHPPK) dan Buku Induk Penduduk (BIP).
    4. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk
    5. Lurah atas nama Kepala Dinas menandatangani Surat Keterangan Pindah.
    6. Petugas registrasi kelurahan mencatat dalam Buku Induk Penduduk dan Buku Mutasi Penduduk.
    7. Surat Keterangan Pindah diserahkan kepada penduduk untuk dilaporkan pada Lurah Tujuan.
    8. Surat Keterangan Pindah digunakan sebagai dasar proses perekaman dalam data base kependudukan, perubahan KK bagi kepala/anggota keluarga yang tidak pindah.

    Di daerah tujuan:

    1. Penduduk dengan membawa Surat Keterangan Pindah dan Surat Pengantar RT/RW tujuan melapor kepada Lurah Tujuan.
    2. Penduduk mengisi dan menandatangani formulir permohonan pindah datang untuk mendapatkan Surat Keterangan Pindah Datang.
    3. Petugas registrasi kelurahan mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Penting dan Kependudukan (BHPPK) dan Buku Induk Penduduk (BIP).
    4. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    5. Lurah atas nama Kepala Dinas menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah Datang.
    6. Surat Keterangan Pindah Datang digunakan sebagai dasar proses perekaman dalam data base kependudukan dan proses Penerbitan KK/KTP di alamat baru.

    Klasifikasi 3, Antar Kecamatan Dalam Satu Kota:
    Persyaratan:

    1. Surat pengantar RT / RW.
    2. KK dan KTP.

    Mekanisme:
    Di daerah asal:
    Di Kelurahan:

    1. Penduduk dengan membawa Surat Pengantar RT/RW lapor ke Lurah.
    2. Pendudukmengisi dan menandatangani formulir permohonan pindah.
    3. Petugas registrasi kelurahan mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Penting dan Kependudukan (BHPPK) dan Buku Induk Penduduk (BIP).
    4. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    5. Lurah mengetahui dan membubuhkan tanda tangan pada Surat Pengantar RT/RW.
    6. Petugas registrasi kelurahan mencatat dalam Buku Induk Penduduk dan Buku Mutasi Penduduk.

    Di Kecamatan:

    1. Petugas Kecamatan melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    2. Camat atas nama Kepala Dinas menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah.
    3. Surat Keterangan Pindah diserahkan kepada penduduk untuk dilaporkan ke daerah tujuan.
    4. Surat Keterangan Pindah digunakan sebagai dasar perekaman dalam data base kependudukan dan perubahan KK bagi Kepala / Anggota Keluarga dalam KK yang tidak pindah.

    Di daerah tujuan:

    1. Penduduk dengan membawa Surat Keterangan Pindah dan Surat Pengantar RT/RW tujuan melapor kepada Lurah Tujuan.
    2. Penduduk mengisi dan menandatangani formulir permohonan pindah datang untuk mendapatkan Surat Keterangan Pindah Datang.
    3. Petugas registrasi kelurahan mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Penting dan Kependudukan (BHPPK) dan Buku Induk Penduduk (BIP).
    4. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    5. Lurah menandatangani Formulir Permohonan Pindah Datang
    6. Formulir Pindah Datang diserahkan kepada penduduk untuk diteruskan ke Camat.
    7. Petugas Kecamatan melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    8. Camat atas nama Kepala Dinas menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah Datang.
    9. Surat Keterangan Pindah Datang digunakan sebagai dasar perekaman dalam data base kependudukan dan proses Penerbitan KK/KTP di alamat baru.

    Klasifikasi 4,Antar Kabupaten /Kota Dalam Satu Provinsi dan Klasifikasi 5, Antar Provinsi Dalam Satu Wilayah Indonesia:
    Persyaratan:

    1. Surat Pengantar RT RW
    2. Formulir F.33 dan F.1.34 Dari Kelurahan
    3. Formulir F.35 dan F.1.36 Dari Kecamatan
    4. Kartu Keluarga
    5. KTP
    6. Foto Ukuran 3 X 4
    7. LAMPIRAN Pendukung Akta ( Kelahiran/Kawin/Cerai)
    8. Surat Pernyataan Persetujuan Pindah dari Orang Tua Bila Anak Belum Berumur 17 Tahun
    9. Surat Kuasa Pengurusan Jika diwakilkan


    Mekanisme:
    Di daerah asal:
    Di Kelurahan:

    1. Penduduk dengan membawa Surat Pengantar RT/RW melapor ke Lurah.
    2. Penduduk mengisi dan menandatangani formulir permohonan pindah.
    3. Petugas registrasi kelurahan mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Penting dan Kependudukan (BHPPK) dan Buku Induk Penduduk (BIP).
    4. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    5. Lurah menandatangani Surat Pengantar Pindah Antar Kab/Kota atau Antar Provinsi.
    6. Surat Pengantar Pindah diserahkan kepada Penduduk untuk diteruskan ke Camat.
    7. Petugas registrasi kelurahan mencatat dalam Buku Induk Penduduk dan Buku Mutasi Penduduk.

    Di Kecamatan:

    1. Petugas Kecamatan melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    2. Camat menandatangani Surat Pengantar Pindah Antar Kab/Kota atau Antar Provinsi.
    3. Surat Keterangan Pindah diserahkan kepada penduduk untuk diteruskan ke Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

    Di Dinas:

    1. Petugas Dinas melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    2. Kepala Dinas menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah serta menyerahkan kepada penduduk untuk dilaporkan ke daerah tujuan.
    3. Surat Keterangan Pindah digunakan sebagai dasar perekaman dalam data base kependudukan dan perubahan KK bagi Kepala / Anggota Keluarga dalam KK yang tidak pindah.

    Persyaratan dan Mekanisme Penduduk Datang ke Kota Surakarta.
    Persyaratan:

    1. SKPWNI dari Daerah Asal
    2. Surat Pengantar RT RW
    3. Formulir F.38 Dari Kelurahan
    4. Formulir F.39 Dari Kecamatan
    5. Surat Pernyataan Domisili
    6. KK yang akan ditumpangi
    7. KTPEL dari dari Asal
    8. LAMPIRAN Pendukung Akta ( Kelahiran/Kawin/Cerai)
    9. Surat Persetujuan Pindah dari Orang Tua Bila Anak Belum Berumur 17 Tahun
    10. Surat Kuasa Pengurusan Jika diwakilkan
    11. Ijazah   terakhir
    12. Surat Kuasa Pengurusan Jika diwakilkan

    Mekanisme:
    Di Kelurahan:

    1. Penduduk dengan membawa persyaratan melapor ke Lurah.
    2. Penduduk mengisi dan menandatangani formulir permohonan Pindah Datang.
    3. Petugas registrasi kelurahan mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Penting dan Kependudukan (BHPPK) dan Buku Induk Penduduk (BIP).
    4. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    5. Lurah menandatangani Formulir Permohonan Pindah Datang
    6. Formulir Permohonan Pindah Datang diserahkan kepada Penduduk untuk diteruskan ke Camat.

    Di Kecamatan:

    1. Petugas Kecamatan melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    2. Camat menandatangani Formulir Permohonan Pindah Datang.
    3. Formulir Permohonan Pindah Datang diserahkan kepada penduduk untuk diteruskan ke Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

    Di Dinas:

    1. Petugas Dinas melakukan verifikasi dan validasi data penduduk.
    2. Kepala Dinas menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah Datang.
    3. Surat Keterangan Pindah Datang digunakan sebagai dasar perekaman dalam data base kependudukan dan proses penerbitan KK / KTP di alamat yang baru.

    Persyaratan dan Mekanisme Pindah dan Datang bagi Orang Asing yang tinggal di Kota Surakarta.
    Persyaratan dan tata cara perpindahan Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Terbatas dan Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap di Daerah dilakukan dengan memperhatikan klasifikasi perpindahan penduduk sebagai berikut :

    • Dalam daerah ;
    • Antar Kabupaten/Kota dalam satu Provinsi
    • Antar Provinsi.

    Persyaratan :

    1. Orang Asing pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).
    2. Kartu Keterangan Bertempat Tinggal.
    3. Foto Copy paspor.
    4. Foto Copy Kartu Izin Tinggal Terbatas.
    5. Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
    6. Orang Asing pemegang Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
    7. KK.
    8. KTP Orang Asing.
    9. Foto copy paspor dengan menunjukan aslinya.
    10. Foto copy Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
    11. Menunjukan Buku Pengawasan Orang Asing (POA).
    12. Surat Keterangan Catatan Kepolisian.

    Mekanisme:

    1. Orang Asing mengisi dan menandatangani Formulir Surat Keterangan Pindah atau Surat Keterangan Pindah Datang.
    2. Petugas Dinas meverifikasi dan mevalidasi berkas permohonan.
    3. Kepala Dinas menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah atau Surat Keterangan Pindah Datang.
    4. Petugas menyampaikan lembar kedua Surat Keterangan Pindah Datang kepada Lurah tempat tinggal asal.
    5. Surat Keterangan Pindah digunakan sebagai dasar perekaman dalam data base kependudukan dan proses perubahan KK bagi Kepala/Anggota Keluarga yang tidak pindah.
    6. Surat Keterangan Pindah Datang digunakan sebagai dasar perekaman dalam data base kependudukan dan proses penerbitan KK / KTP di alamat yang baru.

    Pelaporan pendaftaran penduduk yang akan bertransmigrasi :
    Persyaratan:

    1. Surat Pengantar RT/RW ;
    2. KK ;
    3. KTP ;
    4. Kartu Seleksi Calon Transmigran ;
    5. Surat Pemberitahuan Pemberangkatan.
    6. Pelaporan penduduk yang akan bertransmigrasi dapat dibantu oleh Instansi yang menangani urusan transmigrasi
    ]]>
    https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/persyaratan-dan-mekanisme-pelayanan-pindah-datang/feed/ 0
    Pabrik Tahu Mojosongo https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/batik-kauman-kampung/ Mon, 25 Mar 2019 06:50:37 +0000 http://latihan.surakarta.go.id/?p=847 Terletak di utara kota solo, Kampung krajan, Mojosongo, terkenal sebagai daerah penghasil tahu dan tempe. Di desa tersebut terdapat lebih dari 30 pengusaha dan 150 pengrajin. Salah satu pengusaha yang paling dikenal di daerah tersebut adalah Bapak Aco Warso Praja Sumitra yang lebih akrab disapa dengan aco

    ]]>
    Pengrajin Sangkar Burung https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/kauman-kampung-batik/ Mon, 25 Mar 2019 06:49:43 +0000 http://latihan.surakarta.go.id/?p=844 Siapa sangka pembuatan sangkar burung bisa menjadi bisnis yang sangat menjanjikan. Semua sangkar yang sudah selesai produksi selalu ludes terjual karena jumlah pemesan yang banyak. Dengan omzet sekitar 1 Milyar perbulan, menjadikan sentra industri sangkar burung Mojosongo menjadi salah satu industri yang sangat berkembang di kota Solo.

    ]]>
    Kampung Sayur Mojosongo https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/kampung-batik-kauman/ https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/kampung-batik-kauman/#respond Wed, 20 Mar 2019 02:55:49 +0000 http://latihan.surakarta.go.id/?p=815 Hadirnya Kelompok Wanita Tani dari Semarang adalah untuk belajar teknik urban farming dari warga Mojosongo yang telah berhasil menerapkan teknik tersebut selama 3 tahun. Kita doakan sama-sama semoga kedepannya program ini semakin lancar

    ]]>
    https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/kampung-batik-kauman/feed/ 0
    Tissue Case https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/tissue-case/ https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/tissue-case/#respond Wed, 20 Mar 2019 02:53:52 +0000 http://latihan.surakarta.go.id/?p=812 Kerajinan pembuatan Tempat Tissu
    Produk kreatifitas dari warga kauman di wilayah Rt.01 RW.06.
    Produk berkualitas yang sudah beredar di toko-toko tertentu di Surakarta.

    ]]>
    https://kel-mojosongo.surakarta.go.id/tissue-case/feed/ 0